Ibarat apa kita ini?
saling menghujam dan menghantam di dua kutub
saling lengah dan buang muka di persimpangan
masihkah kita seperti kepompong?
ataukah sudah bak Tom dengan Jerry?
mungkin kita saling jenuh
mungkin kita sama-sama terluka
tapi apakah ini yang terbaik?
lupakah kita dengan anjungan dunia akan satunya kita?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar